Inilah Fakta Posesif Itu Bukan Bukti Cinta


Tipsonline.top - Benarkah Posesif itu bukti cinta? Inilah jawaban yang sesungguhnya. Kamu punya pacar yang posesif, atau kamu seorang yang memiliki sifat posesif?

Beberapa orang mengatakan posesif adalah bukti cinta, apa itu benar? Mari kita coba temukan jawabannya disini dengan mengetahui beberapa fakta tentang Posesif itu bukan bukti cinta.

Apa itu Posesif


Pertama mari kita pahami dulu apa yang di maksud dengan posesif, posesif adalah sikap ingin memiliki dan takut yang berlebihan akan kehilangan seseorang.

Sikap posesif ini biasanya sering ada pada salah satu maupun kedua pihak dalam suatu pasangan, dimana pemilik sifat ini akan cenderung mudah curiga, tidak percaya diri, ketergantungan pada pasangan dan takut kehilangan pasangannya secara berlebihan hingga perlakuan agresif yang dapat menimbulkan sikap keras terhadap pasangannya.

Ciri-ciri orang Posesif


Setelah mengetahui apa itu posesif, sekarang mari kita simak bagaimana cara mengetahui kamu atau pasangan kamu adalah orang yang posesif atau tidak, kamu dapat melihat beberapa data yang kami peroleh berikut ini, biasanya orang yang posesif akan:

  • Selalu curiga terhadap setiap kegiatan pasangannya
  • Selalu Ingin tahu apa yang dilakukan pasangannya disaat tidak bersama Melarang pasangan berbicara dengan lawan jenis meskipun hanya menyapa
  • Khawatir ketika tidak berkomunikasi
  • Mengatur siapa saja yang boleh dekat dengan pasangannya
  • Tidak bisa hidup tanpa pasangan
  • Selalu menghabiskan waktu untuk bersama tanpa perduli apapun alasannya
  • Merasa selalu benar dan mudah marah bahkan melakukan tindakan keras meski di depan umum

Itulah beberapa ciri-ciri umum orang yang posesif, jika saja kamu merasa pasanganmu memiliki semua ciri-ciri di atas, maka mulai saat ini kamu perlu mengambil tindakan supaya sesuatu yang salah tidak berlarut-larut terjadi.

Cobalah untuk mengenal lebih dalam lagi mengenai pasangan kamu dan cari tau seberapa sayang dia kepada kamu, bukan seberapa cinta, tapi sayang bro, sis! Atau kamu belum bisa membedakan rasa sayang dengan rasa cinta? Biar kami jelaskan sedikit tentang hal ini.

Sumber gambar: howtowinamansheart.com

Perbedaan sayang dengan cinta


Rasa sayang lebih banyak mengarah kepada kepedulian, rasa iba, tidak ingin menyakiti luar dan dalam, tidak ingin membebani, dan pastinya lebih tau apa yang harus dilakukannya sesuai dengan apa yang terjadi.

Sedangkan rasa cinta itu lebih banyak mengarah pada rasa ingin memiliki, rasa rindu, nafsu dan kebersamaan tanpa perduli apapun situasi dan kondisinya (makanya cinta itu dikatakan buta). Lebih lengkapnya kamu dapat membaca perbedaan rasa sayang dengan rasa cinta yang pernah kami bagikan di blog ini.

Nah pasanganmu ada di kategori mana bro, sis? Tentu saja kamu yang lebih mengetahuinya.

Silahkan nilai pasanganmu dan jika memang terbukti dia adalah orang yang posesif, sebaiknya kamu berfikir lagi untuk melanjutkan hubungan kedepannya, karena rasa yang di dasarkan posesif itu sama sekali tidak rasa yang tulus, karena rasa yang tulus itu akan berdasarkan kepada sayang dan percaya.

Cara menghadapi pasangan yang Posesif


Tanpa kepercayaan, hubungan akan selalu bermasalah tanpa henti, apapun kegiatan maupun hal-hal baru akan menjadi masalah dan pertengkaran, jika memang kamu tidak nyaman atas keposesifan pasanganmu, maka artinya dia gagal membuatmu nyaman.

Kenyamanan adalah hal terbesar yang diharapkan seseorang untuk hidup, maka kamu dapat memastikan bahwa dia tidak sayang kamu.

Tentu saja kamu harus dapat menilai juga mana yang salah dan mana yang benar dalam hubungan pacaran, harus tau ya!

Sejak awal pacaran kamu harus mengenal apa yang dia tidak suka dan jika kamu merasa kamu bisa menghindari apa yang tidak dia suka tersebut, maka pacaranlah dengannya, tapi jika kamu tidak akan bisa, maka jangan pernah berpacaran dengannya.

Katakan padanya bahwa kamu tidak akan pernah bisa menghindari apa yang dia tidak suka, keputusan ini harus konsisten.

Jika saja kamu ragu-ragu atau tidak yakin akan kemampuan kamu menghindari yang tidak dusukainya, maka yakinkan terlebih dahulu diri kamu barulah jalin hubungan dengannya.

Jika kamu memulai menjalin hubungan pacaran disaat masih ragu, atau tidak yakin, atau dicoba dulu, maka siap-siaplah menghadapi hal buruk yang akan terjadi, jika tidak sanggup lagi, maka segera putuskan tanpa memandang masa lalu.

Ingat masa depan kamu bukan masa belakang, kamu pastinya ingin hidup nyaman kedepannya dan kamu pasti akan dapat jodoh yang klop dengan kamu suatu saat nanti.

Jika dia posesif ketika kamu melakukan kesalahan tentu saja ini hal yang bagus, tapi jika pasanganmu selalu menyalahkan kamu meskipun kamu tidak melakukan kesalahan apapun, maka kamu bisa pastikan itu tidak akan baik untuk hidupmu dan dia.

Sekarang kamu sudah tau posesif itu bukti cinta atau hanya hoax semata (bukan bukti cinta). Demikan bro, sis, bagikan kepada yang lain ya.

Advertisement

Tips Lainnya

Inilah Fakta Posesif Itu Bukan Bukti Cinta
4/ 5